Spiritual

Di tanah Jawa spiritualisme benar benar menjadi “makanan” sehari hari, bahkan bisa diibaratkan menjadi “nafas” kehidupan orang Jawa. Namun tentu saja saat ini sudah sangat berkurang, mungkin karena hanya sedikit orang saja yang masih benar benar melestarikannya, yang lain sudah “keblinger” dengan hal hal duniawi. Namun tidak perlu kita menyalahkan siapa siapa, bagi yang masih melestarikan tentu akan mendapatkan manfaat sesuai dengan porsi yang diinginkan. Bagi yang tidak melesatarikan ya tidak perlu berharap apa apa.

Hal hal yang bersifat spiritual di Jawa sangatlah banyak, mungkin belum ada istilah ukuran “baku” yang benar seperti apa namun selama spiritual tersebut berpaku pada norma norma hukum dalam masyarakat pastilah tidak akan keliru.  Apabila ditemukan spiritual yang menyimpang dari norma yang ada itu adalah ulah segelintir oknum yang dengan sengaja membelokkan untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Oleh karena itu tetaplah berhati hati dalam mempelajari “spiritual” supaya tidak terjerumus kedalam kesesatan yang tidak terlihat secara langsung. Dibutuhkan kejernihan pikiran dan hati untuk benar benar dapat memilah kemudian memilih manakah spiritual yang benar.

One Response to Spiritual

  1. Pingback: Kejawen « Kejawen – Budaya Jawa dan Spiritual Jawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: